Minggu, 15 Maret 2015

Sengon Solomon toleran di lahan dataran tinggi

Sebuah lokasi di Desa Wonodadi, Kecamatan Plantungan kabupaten Kendal ini merupakan lokasi yang dipilih untuk mencoba ketangguhan pertumbuhan sengon Solomon. Dengan ketinggian sekitar 900 meter dari permukaan laut (DPL ) yang berada di lereng gunung perahu ini cocok untuk melihat pertumbuhan sengon Solomon.
Selama ini sengon local cocok ditanam di lahan berketinggian dibawah 10 sd  700 meter DPL, bila ditanam di ketinggian di atasnya sengon memiliki pertumbuhan yang lebih lambat.
melihat  sengon solomon yang  pertumbuhannya mengundang kekaguman warga sekitar karena kecepatannya mencapai 2 x lipat sd 3 x lipat dibanding sengon lokal yang ditanam dilahan yang sama. tadinya warga sekitar mencibir bibit sengon solomon yang ditanam karena masih setinggi 30-50 cm kok sudah ditanam, ternyata melawan sengon lokal warga sekitar yang sudah ditanam duluan , sengon solomon melesat jauh meninggalkan sengon lokal.
pendangiran untuk membersihkan dari gulma dan memberikan aerasi agar akar mudah menyebar
( foto lahan bp AKROM di WONODADI , PLANTUNGAN KAB KENDAL,. KETINGGIAN DPL 820 AN METER TANGGAL 4 MARET 2015 ).




foto SENGON SOLOMON  lahan bp AKROM di WONODADI , PLANTUNGAN KAB KENDAL,. KETINGGIAN DPL 820 AN METER TANGGAL 12 APRIL  2015 ). SETARA DENGAN SENGON LOKAL USIA 10 BULAN LEBIH

sengon solomon toleran di dataran tinggi pertumbuhannya jauh diatas sengon lokal
FOTO LAHAN BAPAK KHANIF FURQON, KIRI TANGGAL 12 APRIL 2015, KANAN TANGGAL 2 APRIL 2015 DILAHAN KERING 820 METER DPL)


lahan di dpl tinggi tadinya berupa lahan tegalan yang keras

sangat subur meski ditanam dilahan keras
sengon solomon di lahan DPL 850 METER sudah menyamai sengon lokal berusia 2 tahun di lahan yang sama

   Melihat habitat tanaman lain yang ada di sekitar sengon Solomon ini ditanam terdiri dari kopi , cengkeh dan sengon local terlihat dengan pertumbuhan kurang begitu bagus karena tahanya relatif keras karena merupakan lahan tegalan.
Lahan yang dipilih milik bapak Kholid Akrom relatif miring dan ada yang datar. lahan  ini diolah dengan pembuatan lubang  tanam berukuran  40x40x40 cm dan diberi pupuk kandang campuran antara pupuk ayam, kambing dan kotoran sapi, serta diberi NPK 2 sendok makan per lubang, serta PUPUK HAYATI sebesar 10 gram/ lubang.

untuk mempercepat pertumbuhan sengon bisa menggunakan  sistem  parit tertutup atau yang dinamakan RORAK . sistem ini sudah lama di adopsi oleh perkebunan sejak jaman perkebunan Belanda karena mampu meningkatkan hasil secara signifikan . diperkebunan Kopi , karet, dan mete , tanaman yg menggunakan sistem Rorak secara pertumbuhan tinggi dan diameter lebih baik daripada yang tidak memakai.


kiri foto tanggal 2 APRIL 2015, KANAN FOTO TANGGAL 12 APRIL 2015 DI LAHAN KERING BERKETINGGIAN  850 METER DARI PERMUKAAN LAUT DI DS WONODADI , PLANTUNGAN , KAB KENDAL)


parit tertutup nantinya bisa di isi bahan organik dan mampu meningkatkan kelembaban tanah di musim kemarau

pembuatan rorak dengan jarak 40-60 cm dari tanaman dengan ukuran 50x20x 30 cm atau ukuran lain.


penggunaan RORAK TERBUKTI SECARA SIGNIFIKAN meningkatkan hasil pada METE.
sumber . sini


Dalam waktu tanam 40-60 an hari setelahnya terlihat pertumbuhan sengon Solomon ini jauh lebih cepat dan subur daripada sengon biasa, 30-40 hari setelah penanaman lahan kami dangir sekeliling dan ditumpangsari dengan jagung untuk mendapatkan hasil sampingan. Pertumbuhan awal sengon Solomon di lahan pegunungan miring dan keras diawal menunjukkan pertumbuhan bagus,  bahkan warga sekitar yang biasa menanam sengon lokal sampai heran melihat pertumbuhannya mengalahkan jabon dan sengon local. Untuk perkembangan selanjutnya akan kami laporkan di tulisan berikutnya. 

Tidak ada komentar: